INFO 1 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 2 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 3 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 4 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 5 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya.
Menu
Model
Beranda » Objek Wisata » Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser

Dipublish pada 20 May 2021 | Dilihat sebanyak 110 kali | Kategori: Objek Wisata

Taman Nasional Gunung Leuser termasuk kota unik di Nangroe Aceh Darussalam provinsi Sumatera utara. Sisanya berada di Aceh Timur, Aceh Selatan, dan Langkat Sumatera Utara yang terkenal dengan produksi kopi dan tembakau kelas dunia.

Sebagian besar wisatawan sering berpetualang di taman nasional melalui Bukit Lawang, Sumatera Utara, di mana Anda dapat bertemu dengan raksasa hutan yang lembut, pepohonan berdaun halus. Temukan kelembutan ornamen tersebut saat Anda di sini.

Taman Nasional Gunung Leuser, dinamai berdasarkan puncak tertingginya, Gunung Leuser (3.381 m) ni jadi taman nasional terbesar dan paling beragam di Indonesia, seluas 7.927 km2 di pulau Sumatera, Indonesia.

Berdasarkan ekosistemnya, taman nasional sebenarnya merupakan kumpulan cagar alam dan hutan. termasuk diantaranya ada Cagar Alam Gunung Leuser, Cagar Alam Kltet, Cagar Alam Kappi, Stasiun Penelitian Ketambe, Suaka Margasatwa Sikundur-Langkat, Dolok, dan Singkil Barat.

Tamannya besar, ditutupi dengan berbagai macam hutan, pesisir dan kawasan lindung, hutan hujan rendah, dan hutan bawah tanah. Saat menjelajahi pemandangan yang luar biasa, petualang Anda disini pasti tidak akan kecewa nantinya.

Sejarah Taman Nasional Gunung Leuser

Keberadaan Taman Nasional Gunung Leuser tidak terlepas dari jasa Dutch Geological Survey F.C. Van Heurn. Pada tahun 1920. beliau ditugaskan oleh Belanda untuk melakukan eksplorasi sumber daya alam berupa minyak dan mineral yang diperkirakan melimpah di Aceh. pada saat menjalankan penelitian, mengatakan di daerah tersebut tidak banyak ditemukan sumber daya minyak dan mineral.

Beliau mengatakan kepada pemimpin setempat ingin menjaga pegunungan dan hutan di sekitar Gunung Leuser. Beliau juga meminta pemerintah Belanda untuk memberikan status kawasan lindung pada Agustus 1928 yang dibuat proposal untuk cagar alam di Aceh barat untuk melindungi 928.000 hektar.

Usulan ini akhirnya diakui pada bulan Februari 1934, melalui pertemuan antara wakil pemimpin adat dan pemerintah kolonial Belanda. Pertemuan tersebut bertempat di Tapaktuan, pada akhirnya melahirkan proklamasi yang disebut Deklarasi Tapaktuan.

Isi deklarasinya tentang perlindungan yang tiada henti di kawasan Gunung Leuser. akhirnya muncul aturan dan ketentuan yang diberlakukan bagi mereka yang melanggar berupa kurungan / denda uang. Proklamasi tersebut juga mencerminkan komitmen masyarakat Aceh untuk menjaga alam dan ekosistemnya.

Selama bertahun-tahun, kawasan tersebut terus mengalami perkembangan dengan kombinasi satwa liar untuk membuat kawasan tersebut semakin luas. Secara hukum resmi, taman nasional ini pertama kali disebutkan dalam pengumuman Menteri Pertanian tanggal 6 Maret 1980 yang meliputi pembukaan lima taman di Indonesia lainnya. diantaranya ada Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Gede Pangrango, dan Taman Nasional Komodo.

Flora dan fauna yang ada di Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser adalah rumah bagi hampir semua satwa liar yang terancam punah. Habitat mamalia, ikan, burung, reptil, vertebrata, dan hewan laut tercatat di sini. Taman ini memiliki koleksi 380 jenis burung, dan 350 di antaranya hidup berdampingan dengan alam.

Setidaknya 36 dari 50 spesies burung yang bermigrasi ke Sundaland tercatat di sini. Tak hanya burung, ada sekitar 129 spesies mamalia yang ada di Pulau Sumatera, 65% diantaranya terdapat di Taman Nasional Gunung Leuser.

Pengunjung bisa menemukan satwa lain diantaranya seperti harimau Sumatra, gajah Sumatra, Owa, Siamang, Badak Sumatra, Kedih, Rangkong, Orang Utan, Kambing Hutan, dan lainnya. Beberapa dari hewan ini termasuk dalam spesies yang dilindungi oleh pemertintah setempat.

Selain jadi rumah bagi sebagian besar satwa liar Sumatera, Taman ini juga melestarikan berbagai macam jenis vegetasi flora. mulai dari jenis tropis, subtropis, dataran tinggi, pegunungan, dan dataran tinggi alphine.

Hampir setiap bagian dari taman ini berhutan dan menampung pohon-pohon langka dari Gunung Leuser diantaranya ada Kantong Semar, Anggrek Tanah, tumbuhan pencekik, tumbuhan ara, tumbuhan daun payung raksasa. disini pengunjung juga dapat menemukan bunga rafflesia terbesar di dunia.

Pesona Taman Nasional Gunung Leuser

Luas keseluruhan Taman Nasional Gunung Leuser adalah 1.094.692 hektar yang terbagi menjadi dua provinsi yaitu Sumatera dan Aceh. Di dalam taman ini terdapat beragam ekosistem, dari pesisir hingga pegunungan. ada juga hutan hujan tropis yang dikelola dengan sistem zonasi yang bertujuan untuk memfasilitasi penelitian. baik itu untuk ilmu pengetahuan, konservasi, rekreasi, dan pendidikan.

Secara garis besar dari taman ini memiliki tiga bidang utama. diantaranya sebagai perlindungan keanekaragaman tumbuhan dan satwa, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Tidak diragukan lagi, objek wisata ini adalah rumah bagi 4 juta orang yang tinggal di sini. ada sembilan kota yang tersebar di Aceh dan Sumatera Utara tergantung pada ketersediaan air. baik untuk keperluan perlindungan kesuburan tanah, irigasi persawahan, dan pengendalian banjir.

Taman ini masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2004. Taman Nasional Gunung Leuser termasuk yang pertama kali diberi nama. Selain jadi Situs Warisan Dunia, Taman ini menyandang status sebagai Situs Warisan Dunia tahun 1981.

Teramati bahwa daerah ini memiliki keanekaragaman hutan rawa, hutan bakau, hutan subalpine, hutan hujan dataran rendah, dan hutan lumut. Taman ini juga memiliki beberapa suaka margasatwa yang termasuk di dalamnya ada Suaka Margasatwa Kluet, Suaka Margasatwa Gunung Leuser, Sekundur, Suaka Margasatwa Langkat, dan Kappi.

Fasilitas Taman Nasional Gunung Leuser

Fasilitas di sini terbilang cukup lengkap. Ada banyak akomodasi, wisma, sampai dengan hotel yang tersedia untuk disewa. untuk Hotel hampir seluruhnya terletak di dekat Bukit Lawang. ini jadi pintu gerbang untuk masuk ke kawasan Taman.

Di Bukit Lawang terdapat fasilitas seperti WC umum, tempat parkir mobil, mushola, dan pura. ini semua bisa digunakan oleh wisatawan untuk beribadah dan istirahat. wisatawan juga bisa menemukan beberapa warung yang menyajikan keindahan khas Aceh di Bukit Lawang.

Kunjungan ke Taman Nasional Gunung Leuser memang tidak hanya memberikan pengalaman yang mengasyikkan. tapi ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke tempat wisata ini dengan cara yang lebih menyenangkan dan seru.

Mendaki ke puncak Gunung

Bagi Anda seorang pecinta alam, di sini juga dapat berkunjung untuk mendaki Gunung yang berada lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut. Saat mendaki, pastikan untuk menggunakan pemandu lokal. karena wilayah ini sangat berbahaya untuk pemula yang belum pernah mendaki kesini.

Butuh waktu hingga 14 hari untuk mendaki gunung, jadi persiapkan stamina dan kondisi fisik Anda sebelum berangkat. di desa Angasan adalah titik awal untuk pendakian dan pastikan untuk membawa peralatan yang cukup dan tidak terlalu banyak agar tidak menyulitkan untuk mendaki.

Disana Anda akan dimanjakan dengan pemandangan alam indah berupa hutan belantara yang hijau dan pemandangan Sungai yang menakjubkan. disini juga bisa mengunjungi tempat-tempat seperti goa kelelawar, persawahan, perkebunan karet, dan bakti sosial di sekitar Taman. diantaranya ada pendidikan bahasa Inggris gratis, sekolah gratis, klinik gratis, dan lainnya.

Bagikan

Belum ada komentar

Artikel Menarik Lainnya

10 Destiniasi Wisata di Pulau Samosir

Dipublish pada 15 May 2021 | Dilihat sebanyak 94 kali | Kategori: Objek Wisata

Pulau Samosir  РBukan hanya Danau Toba, ada destinasi lain yang menjadi tujuan wisata utama ke Sumatera Utara. Ini  adalah tentang berkunjung ke Pulau Samosir. Daya tarik tempat ini mampu buat wisatawan domestik maupun mancanegara tergoda. banyak yang ingin tahu... selengkapnya

Sejarah Museum Rahmat Medan Sumatera

Dipublish pada 10 May 2021 | Dilihat sebanyak 141 kali | Kategori: Objek Wisata

Museum Satwa Internasional Rahmat berlokasi di Petisah Hulu, Medan Baru, Sumatera Utara. ini ada di area Kota Medan. Tidak hanya ada museum, tapi ada juga galeri atau koleksi yang indah untuk di nikmati. ada koleksi spesies langka dari perburuan di... selengkapnya

11 Tempat Wisata Di Sekitar Danau Toba

Dipublish pada 6 May 2021 | Dilihat sebanyak 134 kali | Kategori: Objek Wisata

Danau Toba adalah danau terbesar dan terdalam di Asia Tenggara. ini dikelilingi oleh tujuh kota di bagian utara Sumatera. jadi membuat danau terlihat dari berbagai tempat dengan keragaman budaya masyarakat sekitar dan pemandangan Danau Toba. Keindahan Danau Toba, selain dari... selengkapnya